Sambutan Menteri Kelautan Dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono Tentang Peluncuran Buku Pedoman Desa Wisata

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Salam Sejahtera untuk kita semua, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan

Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT atas terbitnya buku “Pedoman Desa Wisata”.

Saya menyampaikan apresiasi atas terbitnya buku “Pedoman Desa Wisata” ini, terlebih di tengah terpuruknya sektor pariwisata akibat Pandemi Covid-19. Dengan adanya buku pedoman ini, dapat menjadi panduan bagi desa-desa dengan potensi pariwisata yang belum tersentuh untuk dapat mengembangkan desanya sebagai desa wisata. Desa Wisata dapat menjadi pilihan destinasi wisata baru untuk wisatawan lokal maupun wisatawan asing, sekaligus dapat menghidupkan perekonomian desa.

Seiring dengan pengembangan desa wisata, khususnya di daerah pesisir, Kementerian Kelautan dan Perikanan mempunyai program Pembangunan Desa Wisata Bahari (Dewi Bahari). Pembangunan Dewi Bahari merupakan implementasi pembangunan berbasis desa di mana fokusnya adalah pelestarian ekosistem pesisir, perbaikan lingkungan permukiman masyarakat, pengembangan budaya lokal masyarakat pesisir, dan pengembangan potensi desa, yang akhirnya dapat menggerakkan ekonomi masyarakat pesisir.

Pelaksanaan pembangunan Dewi Bahari dapat merujuk pada Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 93 tahun 2020 tentang Desa Wisata Bahari. Pengembangan Dewi Bahari dapat dilakukan hingga 5 tahun agar dapat diwujudkan desa pesisir yang mampu mengembangkan nilai ekonomi dari jasa- jasa ekosistem di wilayah pesisir secara optimal yang dampak positifnya ekosistem terjaga/lestari, di sisi lain ekonomi masyarakat dapat bergerak. Beberapa contoh lokasi yang sudah dikembangkan sebagai Dewi Bahari, telah mampu mengembangkan usaha-usaha turunan pada level masyarakat lokal. Kelompok masyarakat mempunyai aktivitas penjualan souvenir, olahan-olahan hasil perikanan, olahan dari mangrove dan lainnya, serta mengembangkan warung makan/restoran dan guesthouse/homestay yang telah memenuhi standar yang berlaku bagi wisatawan. Ke depan, pengembangan Dewi Bahari perlu keterlibatan stakeholder lain agar desa-desa pesisir tersebut dalam pengembangan usahanya dapat lebih optimal baik dalam jenis usaha maupun inovasi produk, sehingga dapat merekrut tenaga kerja lebih banyak.

Akhirnya, saya berharap Kementerian/Lembaga dan stakeholder yang terkait dapat bersinergi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan sehingga mewujudkan masyarakat desa sebagai pelaku ekonomi utama di desanya sendiri. Sukses Program Pembangunan Dewi Bahari, sukses pula Desa Wisata kita.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Sumber : Buku Pedoman Desa Wisata

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *